Postingan

Fardhu Tayammum (فروض التيمم) : Kitab Safinah An Najah (Pasal 15)

Gambar
فصل - فروض التيمم خمسة : الأول : نقل التراب ، الثاني : النية ، الثالث : مسح الوجه  الرابع : مسح اليدين إلى المرفقين ، الخامس : الترتيب بين المسحتين Furuudhuttayammumi Khomsatun : Al-Awwalu Naqlutturoobi , Ats-Tsaani Anniyyatu , Ats-Tsaalitsu Mashul Wajhi , Ar-Roobi’u Mashul Yadaini Ilal Mirfaqoini Al-Khoomisu At-Tartiibu Bainal Mashataini Fardhu Tayammum ada 5 : 1. Memindahkan debu 2. Niat 3. Mengusap wajah 4. Mengusah kedua tangan hingga ke siku 5. Tertip diantara usapan tersebut (muka kemudian tangan)

Syarat-Syarat Tayamum ( شروط التيمم): Kitab Safinah An Najah (Pasal 14)

Gambar
فصل - شروط التيمم عشرة: أن يكون بتراب وان يكون التراب طاھرا وأن لا يكون مستعملا  ولا يخالطه دقيق ونحوه وأن يقصده وأن يمسح وجھه ويديه بضربتين وأن يزيل النجاسة أولا  وأن يجتھد في القبلة قبله وأن يكون التيمم بعد دخول الوقت وأن يتيمم لكل فرض Syuruuthu At-Tayammumi ‘Asyarotun : An Yakuuna Bituroobin , Wa An Yakuunatturoobu Thoohiron , Wa An Laa Yakuuna Musta’malan , Wa An Laa Yukhoolithuhu Daqiiqun Wanahwuhu , Wa An Yaqshidahu , Wa An Yamsaha Wajhahu Wayadaihi Bidorbataini, Wa An Yuziilannajaasata Awwalan , Wa An Yajtahida Fil Qiblati Qoblahu , Wa An Yakuunattayammumu Ba’da Dukhuulil Waqti , Wa An Yatayammama Likulli Fardhin Syarat-syarat Tayammum, ada 10 : Harus dengan debu Harus dengan (debu) yang suci Debu tersebut bukan debu yang musta’mal Debu tidak tercampuri dengan tepung atau lainnya Orang tersebut bermaksud menggunakan debu untuk  bertayammum Harus dengan dua kali meletakkan telapak tangan ke debu, satu kali untuk mengusap...

Tayamum ( التيمم): Kitab Safinah An Najah (Pasal 14)

Gambar
.فصل- أسباب التيمم ثلاثة: فقد الماء ، والمرض ، والاحتياج إليه لعطش حيوان محترم غير المحترم ستة : تارك الصلاة والزاني المحصن والمرتد والكافر الحربي والكلب العقور والخنزير Asbaabuttayammumi Tsalaatsatun : Faqdul Maa-i , Walmarodhu , Wal Ihtiyaaju Ilaihi Li’athosyi Hayawaanin Muhtaromin Sebab-sebab tayammum yaitu 3 :  Ketiadaan air Sakit berhajat kepadanya untuk minum binatang yg dihormati . Waghoyrul Muhtaromi Sittatun : Taarikush-Sholaati , Wazzaanil Muhshonu , Walmurtaddu, Walkaafirul Harbiyyu, Walkalbul ‘Aquuru, Walkhinziiru. Dan selain yg dihormati yaitu 6 :  Orang yg meninggalkan sholat Pezina muhshon orang yg murtad kafir harbi anjing galak babi

RMI Kab. Sidoarjo Adakan Pelatihan JIBAS

Gambar
Sidoarjo, RMI - Para kiai jajaran struktural Pengurus Cabang NU (PC NU), ketua lembaga, pengurus Rabithah Ma’ahidil Islam ( RMI ), pengasuh pondok pesantren dan para santri dari ponpes se –Sidoarjo pada Sabtu, 4 Mei kemarin memadati aula besar kankemenag kab Sidoarjo Jl. Monginsidi no 3 Sidoarjo. Mereka hadir dalam rangka pembukaan acara Pelatihan  JIBAS  (Jaringan Informasi Bersama Antar Santri Pondok Pesantren ( JIBAS ). Kegiatan pelatihan ini diselenggarakan oleh Pengurus Cabang  RMI  Sidoarjo berkerja sama dengan  HIPSI  (Himpunan Pengusaha Santri Indonesia) dan Kemenag Kab Sidoarjo. Jajaran PC Syuriah yang hadir adalah KH A. Rofiq Siradj,. Jajaran tanfidziyah yang hadir adalah Ketua Tanfidziyah (KH A. Manaf Sholeh). Dari  RMI  yang hadir antara lain Agus H. Aflah Afriyadi, M.Ag (Ketua  RMI ). Kepala Kankemenag kab Sidoarjo (Drs. H. M. Nur Sjamsudin, M.Si) dan Kasi Pendidikan Diniyah dan Ponpes (H. Rohmad Nasruddin, M.Ag). KH Rof...

Kebhinekaan dan Kebangsaan dalam Perspektif Islam Ahlussunnah wal Jama’ah [Bagian Ketiga, Bangsa dan Persaudaraan Kebangsaan]

Gambar
Bangsa dan Persaudaraan Kebangsaan Istilah bangsa sebagai terjemahan dari nation masuk ke dalam masyarakat muslim melalui Napoleon Bonaparte saat masuk ke Mesir. Tahun 1789 revolusi Perancis menjadikan bangsa ini menjadi yang terbesar di Eropa. Ekspansinya sampai ke Mesir. Dan di dalam maklumatnya Napoleon memperkenalkan Al-Ummat al-Mishriyyah sebagai ganti dari Al-Ummat a-Islamiyyah . Waktu itu jelas ada muatan politis di balik maklumat itu, karena Mesir saat itu berada di dalam kekuasaan para penguasa muslim dari dinasti Mamluk yang berkuasa di dalam naungan Khilafah Turki Utsmani. Para Mamluk itu adalah bangsa Turki yang ditugaskan oleh Khalifah Turki Utsmani. Dengan muncul dan menguatnya maklumat Al-Ummat al-Mishriyyah , maka muncul dan menguat pula konsep nasionalisme di kalangan masyarakat Mesir (M. Quraish Shihab, 1996: 330-331). Dengan konsep Al-Ummat al-Islamiyyah makna umat berada dalam ranah persaudaraan seagama dan dengan konsep Al-Ummat al-Mishriyyah makna umat b...