Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kegiatan

RMI NU Jateng Bahas Tata Kelola Migas Indonesia

Gambar
RMI NU Jateng Bahas Tata Kelola Migas Indonesia Rabithah Ma’ahid Islamiyyah (RMI) NU berkepentingan untuk turut mengawasi kebijakan terkait hajat hidup warga negara Indonesia. Kali ini RMI yang beranggotakan ribuan pesantren membahas Tata Kelola Migas di Indonesia. Pembahasan dilakukan oleh RMI NU Jawa Tengah dalam seminar bertajuk “Dialog Ulama dan Umara, Mencari Paradigama Baru Tata Kelola Migas di Indonesia”. Seminar ini bertempat di The Sunan Hotel Surakarta, Jawa Tengah, Ahad (24/2). Dalam pembukaan seminar ini, Ketua RMI-Jateng KH. Abdul Ghaffar Rozin menyampaikan, walaupun tata kelola minyak dan gas ini di luar jangkauan pesantren, namun ini berkaitan langsung dengan hajat hidup orang banyak. Sehingga kita perlu membahasnya.  Kiai yang akrab disapa Gus Rozin menegaskan, bahwa acara ini bukan politis. Acara ini terselenggara karena ada kesempatan. “Sekali lagi RMI tidak berpolitik praktis. Acara ini bagian dari advokasi pesantren keluar. Bagaimana RMI berge...

RMI Jateng Adakan Raker dan Halaqah Pesantren

Gambar
Halaqah dan Rapat Kerja PW RMI Jawa Tengah, Sabtu, 18/01/2013 RMI NU, Media Pesantren, Semarang -  Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI NU) Jawa Tengah, Sabtu (18/1), mengadakan acara halaqah dan rapat kerja (raker). Kegiatan yang digelar di Semarang tersebut diikuti oleh pengurus RMI Jateng, baik di tingkat wilayah maupun cabang, serta perwakilan dari sejumlah pesantren dan Kemenag Jateng. Ketua PW RMI Jateng KH Abdul Ghaffar Rozin, dalam sambutannya menyatakan komitmen RMI untuk ikut membangun dan memajukan pesantren. “Seluruh pengurus RMI akan bekerja keras untuk mengangkat harkat martabat pondok pesantren tradisional,” tegas putera KH Sahal Mahfudz itu. Selain itu, kiai yang acap disapa Gus Rozin tersebut juga meneanan dua hal. Pertama, RMI secara formal independen alias tidak banyak tergantung pihak luar, baik secara finansial dan politik. Kedua, PW RMI Jateng mesti menjunjung tinggi prinsip akuntabilitas, agar mudah dipertanggungja...

Pengukuhan Pengurus Wilayah RMI NU Kalimantan Barat

“Pengurus Wilayah Lembaga Rabithah Ma’ahid Al Islamiyah (RMI) Kalbar tadi pagi, Kamis (9/1), dikukuhkan oleh Ketua Tanfiziah PW NU Kalbar – Drs.M. Zeet Hamdi Yusuf, MTM. Acara diselenggarakan di Pesantren Walisongo di Jl.Ampera – Pontianak, dihadiri Sekjen RMI Pusat – KH. Miftah Fakih.” RMI NU, Media Pesantren, Pontianak -  Rabithah Ma'ahid Islamiyah adalah salah satu lembaga otonum NU yang membidangi masalah-masalah dan pemberdayaan pondok pesantren. Onderbow NU ini dimiliki oleh para Nadhliyin yang mampu meningkatkan fungsinya sebagai gudang ilmu dan menyerdaskan kaum Nadhliyin. “RMI harus segera inventarisir pondok pesantren yang ada di Kalbar ini, sehingga bisa tahu apa-apa masalahnya dan secepatnya bisa di carikan solusi yang terbaik,” kata M. Zeet saat memberikan sambutan sebelum pengukuhan. Dikatakan lebih lanjut oleh M. Zeet, bahwa RMI harus bisa memberdayakan pesantren yang ada agar mampu mandiri dan bisa secara utuh menyerdaskan para santrinya. “...

KPK dan PW RMI Jatim Sepakati Pendidikan Antikorupsi Berbasis Pesantren

Gambar
Raker PW RMI Jatim Ponpes Tebu Ireng, 27-29 Desember 2013 image: beritajatim - www.rmi-nu.or.id RMI NU, Media Pesantren, JOMBANG -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebutkan, pengaduan dugaan kejahatan korupsi di Jawa Timur mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Selain tingginya jumlah kejahatan korupsi, dugaan dana yang dikorupsi juga tergolong besar. "Laporan korupsi dari Jatim yang masuk ke KPK mengalami peningkatan, namun saya tidak hafal datanya," kata Wakil Ketua KPK Bambang Widjayanto usai memberikan ceramah pada rapat kerja pengurus dan anggota Rabithah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Nahdlatul Ulama se-Jatim di aula pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, Sabtu (28/12). Sebenarnya, lanjut Bambang, bukan hanya Jatim. Hampir semua provinsi mengalami gejala serupa. Semisal DKI Jakarta, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara, Jawa Barat, dan beberapa provinsi besar lainnya. Jawa Timur termasuk provinsi dengan potensi tinggi kejahatan korupsi kar...

Perkuat Pendidikan Pesantren, RMI Soloraya Gelar Halaqah

Gambar
RMI NU, Media Pesantren- Santri Mengaji SUKOHARJO, Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) Soloraya menggelar halaqoh di kompleks pondok pesantren Al Fattah Krapyak Kartasura Sukoharjo, Ahad (22/12). Dalam halaqah yang digelar di pesantren asuhan KH Muh. Mahbub yang juga dosen Fakultas Tarbiyah IAIN Surakarta ini mengambil tema revitalisasi peran pesantren sebagai pusat pendidikan karakter bangsa. Acara yang diikuti para pengasuh maupun perwakilan dari pesantren NU di wilayah Soloraya dan para pengurus NU Kabupaten Sukoharjo ini, merupakan acara estafet, yang sebelumnya digelar di Pesantren Nurul Hikmah Karanganyar. Sedangkan yang bertindak sebagai narasumber yaitu KH Hasrin (ketua RMI Jawa Tengah) dan KH Jadul Maulana (Ketua PW NU Jogjakarta), yang bertindak sebagai  moderator Drs Miftah Faqih (Sekjen RMI Pusat). Dalam acara ini dibahas peran lembaga pendidikan pesantren dalam membentuk karakter generasi Bangsa tidak bisa dipandang sebelah mata. Pendidikan pesantren ...

Pengurus RMI Jateng Dilantik

Gambar
Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMI-NU) Jawa Tengah masa khidmat 2013-2018 resmi dilantik, Sabtu (16/11) lalu. Acara pelantikan yang diselenggarakan di Kantor PWNU Jawa Tengah, Jalan Dr. Cipto 180 Semarang, dihadiri ketua PWNU Jateng, H Abu Hafsin. Dalam sambutannya, ketua RMI Jateng, KH Abdul Ghaffar Rozin menegaskan pada program kerja kepengurusannya kali ini, akan menekankan pada dua hal. “Yakni pemberdayaan potensi pesantren dan menyuarakan kepentingan pesantren ke luar,” terangnya. Direktur Sekolah Tinggi Agama Islam Mathaliul Falah (STAIMAFA) Pati itu berharap, keberadaan RMI dapat diterima dengan ikhlas oleh semua pesantren. “Selain itu, RMI juga mampu untuk menjaga tradisi keilmuan pesantren,” kata pria yang akrab disapa dengan panggilan Gus Rozin itu. Berikut susunan Pengurus Wilayah RMI-NU Jateng masa khidmat 2013-2018: Penanggungjawab:  1. Rais Syuriyah PWNU Jateng 2. Ketua Tanfidziyah PWNU Jateng Penasihat :...

RMI NU Jatim Tingkatkan Manajemen Pesantren

Gambar
Dr. Muhammad Faqih (Pembantu Rektor ITS), [RMI-DOK] Pengurus Wilayah Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) NU Jawa Timur bersama Fakultas Teknologi Informasi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS ) Surabaya menggelar Workshop Sistem Informasi Manajemen Pondok Pesantren , Sabtu (26/10), di Gedung Rektorat Kampus ITS.  Loka karya ini diikuti 71 peserta dari unsur pengasuh pesantren, serta pengurus RMI atau asosiasi pesantren NU di tingkat cabang, dan wilayah, dan pusat. Kegiatan berlangsung dari pagi hingga sore di bawah bimbingan 7 dosen dan 25 mahasiswa ITS dengan materi rencana dan strategi penggunaan sistem. Pengalaman implementasi dari PC RMI NU Sidoarjo dan Pesantren Matholiul Anwar Lamongan juga melengkapi wawasan forum tentang tema loka karya ini. Wakil Ketua Pengurus Pusat RMI H. Agus Zainal Arifin mengatakan, kegiatan ini bermanfaat untuk memperluas akses informasi, meningkatkan mutu dan tata kelola pesantren. Dr. Muhammad Faqih, pembantu rektor ITS, me...

RMI Malang Gelar Halal Bihalal

Gambar
Logo Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama Pengurus Rabitah Maahid Islamiyah (RMI) Kabupaten Malang menyelenggarakan acara Halal-bihalal Pengasuh Pondok Pesantren se Kabupaten Malang dan Silaturrahmi Ulama dan Umara di Pondok Pesantren Al-Munawwariyah Bululawang Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ahad, (1/9). Di pesantren yang menjadi tuan rumah Muktamar Jatman ini, RMI sanggup menghadirkan 300 hadirin. Beberapa pengurus RMI dan NU tingkat pusat dan wilayah turut hadir, seperti Ketua PW RMI Jawa Timur KH A Reza Zahid, Sekjen Pimpinan Pusat RMI H Miftah Faqih, dan Mustasyar NU Cabang Malang KH Ahmad Dahlan. Dari kalangan pemerintah daerah, hadir diantaranya adalah Bupati Malang Rendra Kresna dan Ketua Komisi IV DPR RI Romahurmuzi. Selain sitaurrahmi, panitia juga mengemas acara ini dalam bentuk dialog masalah kekinian. Menurut Nur Ridwan, salah seorang panitia, acara ini dilaksanakan dalam rangka taaruf dan pemaparan program kerja dan sosialisasi Himpunan P...

RMI Gelar Halaqah Pengasuh Pesantren

Gambar
Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) atau asosiasi pesantren NU menyelenggarakan halaqah pengasuh di Pondok Pesantren al-Hamid (Putra) Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur, 29-30 Desember 2012. Demikian dalam undangan yang diterima  NU Online , Jumat (28/12). Selain diikuti para pengasuh dan perwakilan dari 40 pesantren di wilayah Jawa, agenda ini juga akan dihadiri Ketua Pengurus Pusat RMINU KH Amin Haidari, Ketua PBNU Imam Azis, Wakil Sekretaris Jendral PBNU Imdadur Rahmat, dan sejumlah pejabat Kementerian Agama. Acara halaqah ini mengambil tema “Penguatan Peran Pesantren sebagai Pusat Peradaban”. Dalam forum ini, para pengasuh pesantren akan memetakan potensi pesantren, terutama dari segi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancamannya; merumuskan strategi penguatan kelembagaan dan kerja sama lintas sektor; serta merumuskan aksi bagi upaya penguatan pesantren sebagai pusat peradaban. Bersama Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pes...

RMI NU Akan Kumpulkan Pengasuh Pesantren se-Jawa

Gambar
Logo RMI NU RMI NU, Media Pesantren,  JAKARTA - Pengurus Pusat Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (PP-RMI-NU) atau asosiasi pesantren NU berencana akan mengumpulkan para pengasuh pesantren se-Jawa. Kegiatan ini ditujukan untuk memperkuat peran pesantren di tengah masyarakat. Draf acuan kegiatan (ToR) yang diterima NU Online menyebutkan, pertemuan para kiai ini akan diwujudkan dalam bentuk halaqah bertema “Penguatan Peran Pesantren sebagai Pusat Peradaban” di Jakarta, 29-30 Desember 2012. Rencananya, 40 pengasuh pesantren yang menjadi peserta akan memetakan potensi pesantren, terutama dari segi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancamannya; merumuskan strategi penguatan kelembagaan dan kerja sama lintas sektor; serta merumuskan aksi bagi upaya penguatan pesantren sebagai pusat peradaban. Bersama Direktorat Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Departemen Agama, RMI bertekad akan mengembalikan fungsi pesantren sebagai agen perubahan sebagaimana yang ...

Mandiri dan RMI-NU Gelar Lokakarya Enterpreneuship Pesantren di NTB

Gambar
Sebanyak 500 santri dari 28 pondok pesantren di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat mengikuti kegiatan lokakarya Bank Mandiri masuk pondok pesantren dalam rangka menumbuhkembangkan minat menjadi wirausahawan. Kegiatan workshop wirausaha mandirigoes to pondok pesantren yang digelar di Ponpes Qomarul Huda Bagu, Kabupaten Lombok Tengah dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) H Muhammad Nur, Jumat (30/11). Hadir pada acara itu, Direktur Pelayanan dan Strategi Bank Mandiri Pahala N Mansury, Wakil Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (UKM) Prakoso Budi Susetyo, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi NTB H Mohammad Rusdi, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Provinsi NTB H Lalu Syafi'i, Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Rabithah Ma'ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama Drs. Miftah Faqih MA, serta Pimpinan Pondok Pesantren Qomarul Huda Tuan Guru H Lalu Turmudzi Badarudin. Direktur Pelayanan dan Strategi Bank Mandiri Pah...

PP-RMI-NU, WMM Goes To Pesantren: Membangun Jiwa Wirausaha Santri

Gambar
Kisah sukses seorang wirausaha seringkali mengilhami banyak orang untuk terjun ke dunia yang sama. Namun saat ingin memulai, kebanyakan mereka menjadi ragu dan berpikir dua kali lantaran khawatir akan risiko yang dihadapinya. Hasilnya, niat mereka untuk berwirausaha pun pada akhirnya tak pernah terwujud. Kondisi inilah yang dialami Asmuni(24),mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Agama (STIA) Qamarul Huda Bagu, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.  Pria yang sejak kecil dididik di lingkungan pesantren ini tak berani untuk mulai berwirausaha karena memikirkan berbagai risiko yang dihadapinya. “Saya ingin mulai berwirausaha, tapi selalu dibayangbayangi rasa takut. Ya, takut kehabisan modal, takut tidak bisa memasarkan, takut gagal dan rasa takut lainnya,” ujarnya kepada harian SINDO.  Hal serupa pun dialami Nuraini (19),dari Pondok Pesantren (Ponpes) Hadil Islah Bilebante, Lombok Tengah. “Saya tidak tahu harus berbuat apa untuk memulai berwirausaha. Ada keinginan, tapi rasa...

Wiramuda Mandiri Goes to Pesantren API Tegal Rejo, Magelang

Gambar
MAGELANG ( RMI-NU) - Workshop kewirausahaan bagi santri pondok pesantren di Magelang digelar di Asrama Perguruan Islam (API) Pondok Pesantren Salaf Tegalrejo Magelang, Rabu (20/6). Acara ini dibuka Abdul Rochman, Direktur Institusional Banking Bank Mandiri, dan dihadiri Bupati Magelang Ir H Singgih Sanyoto, Miftah Faqih (Sekjen Rabithah Ma'ahd Islamiyah), KHM Yusuf Chudori atau Gus Yusuf. Workshop digelar diantaranya untuk memupuk semangat kewirausahaan di lingkungan pesantren. Dalam workshop ini para santri memperoleh materi mengenai peluang wirausaha sesuai potensi yang ada di lingkungan sekitar pesantren dan tips-tips berwirausaha dari beberapa pihak. Kepada wartawan, Gus Yusuf mengatakan workshop ini merupakan kerjasama Rabithatul Ma'ahid Islamiyah (RMI) pusat bersama Bank Mandiri. Selama ini, lanjutnya, para santri sudah disiapkan menjadi wirausahawan melalui pelatihan-pelatihan kewirausahaan. Selain itu juga sudah didirikan satu unit bagian pendidikan den...

Raker Pengurus Pusat RMI NU

Jakarta, RMI NU Online DR.KH. Amin Khaedari, M.Pd dalam jumpa pers 29 Juli 2010 menyatakan bahwa Tgl 24 September Pengurus Pusat Rabithah Ma'ahid Islamiyyah akan mengadakan raker PP RMI, yang mana focus utama dari raker adalah membahas nasib ponpes yang dinilai masih kurang mendapat perhatian dari pemerintah. Pertemuan yang akan diikuti pengurus Pusat RMI NU se-Indonesia itu akan menuntut kepada pemerintah agar lebih memerhatikan ponpes. Selama ini, ujarnya, ponpes diperlakukan diskriminatif oleh pemerintah. Padahal, ponpes yang juga menjadi bagian dari sistem pendidikan di Indonesia memiliki hak yang sama seperti layaknya lembaga pendidikan yang lainnya. Lulusan pondok pesantren, selama ini, belum diakui keberadaannya oleh pemerintah. "Pondok pesantren yang berada di bawah naungan RMI NU, hanya Sidogiri (Pasuruan) dan Lirboyo (Kediri) yang lulusannya atau ijazahnya diakui oleh pemerintah. Sementara, pondok pesantren lain, tidak. Padahal, kalau bicara kualitas, lulus...

Mukernas Ke-5 RMI Berakhir - Menag: Para Ulama Tak Boleh Berhenti Pada Pendekatan Legal

- Mukernas Ke-5 RMI Berakhir -  Menag: Para Ulama Tak Boleh Berhenti Pada Pendekatan Legal  Menteri Agama (Menag) Dr Tarmidzi Tahir mengatakan, para ulama tidak boleh lagi berhenti pada pendekatan legal formalistik, hanya menerapkan dan melanjutkan fiqih lama secara tekstual, tetapi perlu melihat makna dari ajaran agama untuk selalu membawa umat manusia kepada kesejahteraan, kepada rahmat dan kepada kebahagiaan.  Hal itu dikatakan Menag ketika menutup Mukernas ke- 5 Rabithah Ma'ahid  Islamiah (RMI), Selasa (5/11) siang di Pondok Pesantren Zainul Hasan Genggong, Pajarakan, Kraksaan, Probolinggo. Mukernas yang diikuti sekitar 1.750 peserta dari pengurus cabang, daerah serta pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren se-Indonesia itu, Sabtu (2/11) lalu dibuka oleh Presiden Soeharto.  Dikemukakan, sebagai umat mayoritas di negeri ini, tanggung jawab umat Islam dituntut bersifat mayoritas pula dalam mempertahankan kesatuan dan persatuan, dalam membangun dan men...